Produksi Minyak Sawit pada 2024 Diperkirakan Pulih di Malaysia, Turun di Indonesia, Menurut Glenauk Economics
NUSA DUA, Indonesia: Produksi minyak sawit Malaysia diperkirakan akan pulih tahun ini seiring dengan kedatangan pekerja asing di perkebunan, sementara produksi di Indonesia diperkirakan turun lebih dari satu juta metrik ton, kata analis Julian McGill pada sebuah konferensi minyak sawit, Jumat.
Tahun depan, produksi Indonesia, sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, diproyeksikan pulih sebesar 1,5 juta ton, ujar McGill, direktur pelaksana di konsultan Glenauk Economics, dalam Konferensi Minyak Sawit Indonesia di Bali.
Harga minyak sawit Malaysia diperkirakan akan berada di kisaran $950 hingga $1.050 per metrik ton pada tahun 2025, katanya. Sementara itu, harga FOB minyak sawit mentah (CPO) Indonesia diperkirakan mencapai $1.000 per ton sebelum akhir tahun 2024.
Kontrak minyak sawit acuan di Malaysia diperdagangkan di sekitar 5.000 ringgit ($1.141) per ton pada hari Jumat.



